Pick or Kick – Liga Fantasi Labbola GW 09

Gameweek (GW) 09 Liga 1 Indonesia 2018 akan dimulai pada Kamis, 17 Mei 2018 pukul 20:30 WIB. Dengan demikian, batas waktu transfer dan susun skuat adalah pukul 19.30 WIB di hari tersebut.

Sedikit review dari Pick or Kick pekan lalu. Perolehan poin rata-rata manajer Liga Fantasi Labbola GW 08 sebesar 34.03 poin, dengan peraih poin tertinggi sebesar 73 poin.

Beberapa faktor yang memengaruhi, antara lain, dilangsungkannya big match Sriwijaya FC vs Bhayangkara FC dan Persib vs Persipura. Selain itu, kekalahan Persija atas Madura United juga menjadi alasan anjloknya poin rata-rata manajer Liga Fantasi Labbola jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya.

Pekan ini, Liga 1 2018 akan memasuki periode Ramadan. Jadwal masing-masing tim akan lebih padat, dan tentunya kebugaran pemain, khususnya pemain Muslim, akan cukup terpengaruh. Pemilihan pemain untuk skuat Liga Fantasi Labbola juga perlu mempertimbangkan faktor ini.

PICK!

HERMAN DZUMAFO EPANDI (FW, Bhayangkara FC – 7.9)
Sempat kesulitan bersaing dengan Nikola Komazec, Herman Dzumafo kembali menemukan bentuk permainan terbaiknya. Hal ini mulai terlihat dari pekan kelima ketika melawan Persela. Poin Dzumafo lebih baik daripada Komazec hingga saat ini.

Pekan ini, Bhayangkara FC akan main di kandang melawan Mitra Kukar. Saat ini tim Naga Mekes sudah kemasukan 9 gol di laga tandang, atau kebobolan 2.25 gol per pertandingan tandang, kedua tertinggi setelah PS TIRA.

HARI NUR YULIANTO (FW, PSIS – 6.0)
Penyerang kelahiran Kendal ini selalu masuk line up PSIS. Kontribusi Hari Nur di Liga 1 dimulai ketika mencetak gol penyeimbang ketika melawan Bhayangkara FC. Poin tertinggi yang pernah didapat Hari Nur adalah ketika menjamu Persela pada laga kandang terakhirnya.

PS Tira akan menjadi lawan Laskar Mahesa Jenar pekan ini. Performa lini bertahan tim asuhan Rudi Eka Priyambada tersebut kurang begitu mumpuni ketika melakoni laga tandang, dengan rataan kebobolan 2,75 gol per laga. Catatan ini yang membuat Hari Nur berpeluang menjadi kunci dalam permainan PSIS. Memasang pemain bernomor punggung 22 ini menjadi opsi yang bisa jadi pembeda dengan tim lain.

ESTEBAN GABRIEL VIZCARRA (MF, Sriwijaya FC – 9.0)
Vizcarra sukses membuat dua assist dan membantu Sriwijaya FC mengalahkan Bali United di Stadion I Wayan Dipta pada GW 7 lalu. Sejauh ini, eks sayap Semen Padang ini tercatat telah menciptakan dua gol dan tiga assist. Performa Vizcarra yang konsisten diyakini akan terus berlanjut saat Laskar Wong Kito bertandang ke PSMS. Ayam kinantan baru satu kali cleansheet dan telah kebobolan lima gol saat menjalani laga kandang.

RIZKY PELLU (MF, PSM – 6.30)
Rizky Pellu telah mencetak tiga gol pada musim ini. Satu gol terakhir dicetak di laga kandang terakhir. Gol tersebut tercipta berkat kerja sama dengan Marc Klok dan menjadi pembuka kemenangan PSM atas Mitra Kukar.

Pekan ini, PSM akan menghadapi Borneo FC yang memiliki catatan bertahan kurang baik ketika melakoni laga tandang. Pesut Etam selalu kebobolan dalam tiga laga tandang terakhir dengan total kebobolan tujuh gol. Catatan tersebut didukung oleh fakta lain bahwa rataan mencetak gol ketika main di kandang Pasukan Ramang menjadi salah satu yang terbaik saat ini, yaitu 2.75 gol per laga.

Rizky Pellu
Rizky Pellu, sedang on fire di laga kandang PSM

 

KICK!

SYAIFUL INDRA CAHYA (DF, Arema – 5.5)
Pemain asli Malang ini telah bermain di Arema sejak 2016. Hingga pertandingan pekan lalu, pemain Singo Edan yang paling banyak dimiliki oleh para manajer Liga Fantasi Labbola ini belum mampu membantu kiper mewujudkan cleansheet.

Pekan ini, Arema akan menghadapi Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Serdadu Tridatu selalu mencetak gol ketika main di kandang. Dengan rataan kebobolan Arema sebesar 2.25 gol per laga ketika menjalani laga tandang, sebaiknya para manajer mentransfer keluar Syaiful pekan ini

GREG NWOKOLO (FW, Madura United – 10.3)
Pekan ini, Madura United akan menghadapi Persipura yang memiliki rekor baik saat bermain di kandang. Tim Mutiara Hitam hanya kebobolan satu gol ketika bermain di Stadion Mandala. Rekor baik tersebut akan menjadi tantangan yang cukup sulit bagi Greg untuk mencetak gol di Jayapura. Melihat situasi ini, lebih baik manajer Liga Fantasi Labbola pekan ini menjual Greg dan menginvestasikan dananya untuk membeli pemain lain yang potensial mencetak gol.

Greg Nwokolo
Greg Nwokolo, kemungkinan akan absen di Jayapura

MUHAMMAD RIDHO DJAZULIE (GK, Borneo FC – 5.5)
Menjadi salah satu kiper lokal yang tampil apik di Liga 1 musim lalu belum tergambar dalam penampilannya musim ini. Sempat bagus di dua laga awal, penampilan Ridho menunjukkan penurunan. Hal ini tercermin dari poin yang didapat selanjutnya yang belum pernah menyamai poin dua laga awal.

Lawan Borneo FC pekan ini memiliki lini serang yang tajam, yakni PSM. Saat bermain di kandang, PSM rata-rata mencetak 2.75 gol per pertandingan, tertinggi dari semua klub Liga 1. Menjual pemain ini atau memasang di bangku cadangan menjadi langkah yang realistis di pekan ini.

DIEGO ASSIS FIGUEIREDO (MF, Persela – 8.5)
Pemain ini mencuri perhatian para manajer Liga Fantasi Labbola di awal bergulirnya kompetisi. Sempat mencetak sat gol dan tiga assist di tiga pertandingan awal, permainan Diego Assis mulai menurun. Hingga pekan kemarin, pemain yang dimiliki oleh 24.53% Manajer Liga Fantasi Labbola hanya menambah satu gol.
Pekan ini, Persela akan menghadapi Persija. Macan kemayoran merupakan salah satu tim yang memiliki catatan bertahan terbaik dengan rataan kebobolan 0.7 per pertandingan. Catatan tersebut akan membuat Diego harus bekerja lebih keras menghadapi pertahanan Persija. Selain itu, poin Diego ketika main kandang lebih sedikit daripada poin yang didapat ketika tandang.

Leave a Reply