Pick or Kick – Liga Fantasi Labbola GW 08

Gameweek (GW) 08 Liga 1 Indonesia 2018 akan dimulai pada Jumat, 11 Mei 2018 pukul 15:30 WIB. Dengan demikian, batas waktu transfer dan susun skuat adalah pukul 14.30 WIB di hari tersebut.

Sedikit review dari Pick or Kick pekan lalu. Perolehan poin rata-rata manaher Liga Fantasi Labbola GW 07 sebesar 37.9 poin, dengan peraih poin tertinggi sebesar 60 poin. Beberapa faktor yang mempengaruhi, antara lain, dilangsungkannya big match Persebaya vs Arema dan Madura United vs Persib. Selain itu, tidak bertandingnya Persija dan Perseru juga menjadi alasan anjloknya poin rata-rata manajer Liga Fantasi Labbola, karena sebagian besar manajer masih memiliki pemain dari kedua tim tersebut dalam skuatnya.

PICK!

WALLACE COSTA ALVES (DF, Persela – 4.8)
Persela akan menjamu Perseru di GW ini. Tim tamu tampil begitu inferior saat bermain tandang sejauh ini, dengan hanya mampu meraih satu poin dan baru mencetak satu gol. Perseru dapat dikatakan sedang mengalami krisis di lini serang. Kesulitan mencetak gol yang dialami tim asuhan I Putu Gede ini juga dikuti dengan gagalnya mereka membuat satu tembakan pun ke gawang Persebaya dan PSMS di dua laga tandang terakhir mereka.

Memasang DF Persela menjadi opsi yang realistis bagi manajer Liga Fantasi Labbola. Bek asing Persela, Wallace Costa, berpeluang untuk meraih poin dari cleansheet pekan ini. Selain itu, Wallace juga mampu membantu lini serang Persela dalam situasi set piece, yang telah terbukti dengan satu golnya ke gawang PSMS.

WILLEM JAN PLUIM (MF, PSM – 10.8)
Gelandang serang asal Negeri Kincir Angin ini telah kembali bermain saat PSM mengalahkan Mitra Kukar pekan lalu. Ia pun berhasil menandai comeback-nya dengan menyarangkan satu gol, yang ia catatkan dari tiga tembakan tepat sasaran (terbanyak saat PSM melawan Mitra Kukar). Kembali ditempatkan di pos gelandang serang, bersamaan dengan kembalinya Bruce Djite dari cedera, membuat Wiljan akan tampil trengginas seperti musim lalu.

Arema FC akan menjadi lawan Pasukan Ramang di pekan ini. Dengan rapuhnya lini belakang tim Singo Edan sejauh ini, PSM diyakini akan leluasa menembus pertahanan Arema yang telah kebobolan 14 gol. Di musim lalu, WIljan mampu menyarangkan 1 gol dan 1 assist saat menghadapi Arema di Kanjuruhan.

RIZKI RAMDANI LESTALUHU (MF, Persija – 8.0)
Ramdani sukses mencetak dua gol saat Persija bermain di Piala AFC tengah pekan lalu. Selain itu, ia juga sukses menjadi pemain lokal pertama Persija yang mencetak gol di Liga 1 2018 saat menghadapi PSIS . Sejauh ini, Ramdani tercatat telah menciptakan 10 peluang, terbanyak kedua di tim Macan Kemayoran setelah Riko Simanjuntak. Performa Ramdani yang tengah menanjak diyakini akan terus berlanjut saat Persija menjamu Madura United. Laskar Sape Kerrab belum pernah menang dan telah kebobolan enam gol saat menjalani status sebagai tim tamu. Selain itu Ramdani juga hanya dimiliki oleh 0.9{f472e49c74641e16234799e0dec18cc9aea7ef2f95c5d5f7692588b196a9617c} Manajer Liga Fantasi Labbola.

01- FRETS BUTUAN 01FRETS LISTANTO BUTUAN (MF, PSMS – 6.0)
Frets Butuan kembali moncer saat dipasangkan kembali dengan Antoni Putro di sektor sayap PSMS. Kerja sama apiknya terlihat saat mereka mengobrak-abrik lini pertahanan Baito Putera pekan lalu. Pemain ini berhasil membuat satu gol berkat umpan Antoni dan satu assist untuk Wilfried Yessoh. Sejauh ini, Frets adalah pemain dengan angka penciptaan peluang terbanyak di tim Ayam Kinantan dengan 10 peluang.

Pekan ini, PSMS akan menghadapi PS TIRA yang memiliki catatan bertahan kurang baik musim ini. PS TIRA menjadi tim dengan kebobolan paling tinggi di Liga 1 2018 dengan 16 gol, di mana 9 gol terjadi tiga laga teranyar. Catatan tersebut akan dijadikan PSMS yang kesulitan meraih poin pada laga tandang untuk berusaha memperbaiki rekor tandang mereka.

 

 

KICK!

JAIMERSON DA SILVA XAVIER (DF, Persija – 6.0)
Telah mencetak 3 gol dan menjadi salah satu top scorer Persija sejauh ini. Sayangnya, Jaimerson saat ini sedang dilanda cedera. Pemain belakang asal Brasil ini dimiliki lebih dari 28.22 {f472e49c74641e16234799e0dec18cc9aea7ef2f95c5d5f7692588b196a9617c} Manajer Liga Fantasi Labbola. Hanya bermain 33 menit di laga terakhirnya saat menghadapi Tampines Rovers di AFC Cup, membuat ia diragukan tampil saat menghadapi Madura United. Apalagi jika mengingat jadwal padat Persija, yang masih harus membalikkan kekalahan 2-3 dari Home United pada Selasa (15/5) mendatang.

NIKOLA KOMAZEC (FW, Bhayangkara FC – 8.5)
Sempat menjanjikan di pekan-pekan awal Liga 1 2018, Komazec ternyata kesulitan melahirkan gol bagi Bhayangkara FC. Terakhir kali menggetarkan gawang lawan pada 7 April 2018, penyerang asal kroasia ini seolah tengah menemui musim kemarau dalam fase karirnya. Semakin nyetelnya Herman Dzumafo dengan skema pelatih Simon McMenemy juga dirasa menjadi faktor menurunnya performa Komazec. Kurang efektifnya Komazec dibanding Dzumafo dalam menyelesaikan peluang juga menjadi faktor tumpulnya Komazec dalam mencetak gol. Tercatat, Komazec rata-rata mencetak 3 tembakan dan hanya menghasilkan 2 gol sejauh ini. Bandingkan dengan Dzumafo yang hanya mencatatkan rata-rata 2.14 tembakan per laga dan telah berhasil mencetak 3 gol.

SAMSUL ARIF MUNIP 01SAMSUL ARIF (FW, Barito Putera – 9.7)
Menjadi salah satu striker lokal tersubur di gelaran Liga 1 2017 musim lalu belum membuat jaminan gol akan lahir dari kaki dan kepalanya musim ini. Belum ada gol yang ia cetak bersama Barito Putera. Skema yang diterapkan Jacksen F. Tiago juga menjadi salah satu penyebabnya. Pencetak gol handal Barito Putera justru hadir dari lini kedua, yaitu Douglas Packer. Lawan Barito Putera pekan ini memiliki lini bertahan yang cukup kuat, yakni PSIS. Saat bermain di kandang lawan, PSIS hanya kebobolan rata-rata 1.33 gol, hanya kalah dari Bali United dan PSM. Dengan menjual Samsul yang berharga 9.5, manajer Liga Fantasi Labbola bisa menginvestasikan dananya untuk membeli pemain lain yang mempunyai jaminan cetak gol di tiap pekannya.

 

IRFAN JAYA (MF, Persebaya – 6.7)
Pemain yang bersinar di Liga 2 musim lalu ini nampaknya belum mampu menunjukan kemampuan terbaiknya di Liga 1. Kalah bersaing dengan talenta papua, Osvaldo Haay dan Feri Pahabol diyakini membuat namanya semakin tenggelam. Hanya bermain empat kali dengan dua diantaranya dari bangku cadangan membuat koleksi menit bermain rata-rata hanya 42.3 menit/ laga. Kehadirannya di lini depan Persebaya dirasa kurang greget untuk menembus pertahanan lawan. Apalagi, lawan yang akan dihadapi oleh Persebaya adalah Borneo FC. Tim asal Samarinda tersebut hanya kebobolan rata-rata 1 gol setiap bermain di Stadion Segiri. Tak heran, pekan ini sebanyak 11.71 {f472e49c74641e16234799e0dec18cc9aea7ef2f95c5d5f7692588b196a9617c} Manajer Liga Fantasi Labbola harus kembali meningkatkan level kesabarannya dalam menanti gelontoran gol dari pemuda asal Bantaeng ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.