Pelatih Dengan Persentase Perolehan Poin Tertinggi di Liga 1 2017

23-TEAM BHAYANGKARA FC 01
Bhayangkara FC, juara Liga 1 2017

Oleh Zaidan Hilman Karami

Bhayangkara FC mengukuhkan diri sebagai kampiun Gojek Traveloka Liga 1 2017. Terlepas dari segala kontroversi yang muncul, tim asuhan Simon McMenemy ini memang menampilkan permainan apik, terkoordinir dan konsisten di atas lapangan. Namun, jika diteliti, juru taktik asal Skotlandia itu ternyata bukan lah pelatih dengan persentase perolehan poin tertinggi.

Dengan melakukan komparasi poin yang didapat dengan poin maksimal yang mungkin diperoleh, dapat diketahui siapa pelatih yang memiliki persentase perolehan poin paling tinggi. Dalam analisis ini, pelatih sementara (caretaker) tidak masuk hitungan. Berikut ulasannya.

5. Wanderley Machado Da Silva – Persipura

wan
sumber: metromerauke.com

Wanderley Machado Da Silva menjadi pelatih Persipura menggantikan Liestiadi. Sebelumnya, pria berkebangsaan Brasil ini pernah melatih beberapa klub di Indonesia dan Malaysia. Selama menukangi Tim Mutiara Hitam di Liga 1 2017, Coach Wanderley berhasil mendapatkan 59% dari poin maksimal yang dapat diraihnya (41 dari 69 poin). Poin yang didapat ketika main kandang adalah 28, sedangkan poin yang didapat ketika menjalani laga tandang adalah 13. Wanderley membawa Persipura finis di urutan ke-6 klasemen akhir.

4. Stefano Cugurra – Persija

tec
sumber: jawapos.com

Pelatih yang akrab disapa “Teco” ini berhasil membawa Persija menempati peringkat tertinggi di kompetisi liga Indonesia dalam kurun 9 tahun terakhir, yakni urutan ke-4. Pelatih yang juga berasal dari Brasil ini berhasil mendapatkan 60% dari poin maksimal yang dapat diraihnya (61 dari 102 poin). 38 poin dikumpulkan dari laga kandang, sedangkan 23 sisanya dari laga tandang.

3. Robert Rene Alberts – PSM Makassar

rob
sumber: online24jam.com

Dengan rekam jejaknya yang sudah malang melintang di sejumlah negara Asia, Robert Rene Alberts dipercaya untuk menukangi PSM di Liga 1 2017. Bersama Pasukan Ramang, Coach Alberts meraup 65 dari total 102 poin yang mungkin diraih, atau sekitar 64%. PSM sendiri menjadi kandidat kuat juara Liga 1, di mana mereka tercatat memimpin klasemen selama total 14 pekan. Sayangnya, tim kebanggaan kota Makassar ini harus puas finis di urutan ketiga.

2. Simon McMenemy – Bhayangkara FC

sim
sumber: fourfourtwo.com

Pelatih yang namanya mencuat saat menangani tim nasional Filipina di Piala AFF 2010 ini kembali mencoba peruntungannya di sepak bola Indonesia bersama Bhayangkara FC, setelah sebelumnya pernah menukangi Mitra Kukar. Meski berhasil membawa Bhayangkara FC ke tangga juara, persentase perolehan poin Simon hanya berada di angka 67%, dengan rincian 68 poin dari total maksimal 102 yang mungkin diraih. Kendati demikian, Simon tercatat sebagai pelatih dengan perolehan poin tandang terbanyak di liga, dengan raihan 29 poin (9 menang, 2 imbang).

1. Widodo Cahyono Putro – Bali United FC

wid
sumber: liga-indonesia.id

Widodo C. Putro didatangkan oleh manajemen Bali United setelah pelatih sebelumnya, Hans Peter Schaller, dianggap gagal menangani tim berjuluk Serdadu Tridatu tersebut. Kehadiran Coach Wid membawa angin segar bagi Bali United, yang sebelumnya sempat berkutat di papan bawah, hingga menjadi kandidat juara. Mantan pelatih Sriwijaya FC dan Persela ini berhasil mendapatkan 71% dari poin maksimal yang dapat diraihnya (62 dari 87 poin), dengan catatan 42 poin dari laga kandang, dan 20 poin dari laga tandang.

Leave a Reply